Tahukah Anda ada berapa jenis pinjaman modal usaha yang tersedia untuk usaha Anda?

Ketika Anda ingin memulai bisnis, besar atau kecilnya, Anda membutuhkan modal tentunya. Bank atau lembaga keuangan terkait menyediakan berbagai jenis pinjaman modal usaha

Jika Anda sudah memiliki tabungan dan modal usaha yang cukup, Anda bisa memulainya. Namun, jika tidak cukup, Anda bisa mengajukan pinjaman ke bank.

Hanya saja, tanpa rencana bisnis yang baik, sulit bagi seorang pemula untuk mendapatkan pinjaman.

Ada juga pinjaman untuk usaha yang sudah beroperasi dan berpotensi untuk maju, dan cenderung disetujui.

JENIS PINJAMAN MODAL USAHA

jenis pinjaman modal usaha

Apakah Anda baru memulai bisnis atau ingin mengembangkan bisnis Anda yang sudah ada, inilah yang perlu Anda ketahui tentang berbagai jenis pinjaman pendanaan bisnis.

Jadi, Anda bisa menentukan pinjaman mana yang tepat untuk bisnis Anda. Bisnis dengan ukuran tertentu lebih cocok untuk jenis pinjaman pendanaan bisnis tertentu.

Di luar itu, Anda perlu mengetahui skema pembayaran dan bunga yang dibebankan bank kepada Anda. Bisakah Anda membayar cicilan bulanan?

Di bawah ini adalah beberapa jenis pinjaman uang bisnis yang terkenal.

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
KUR atau Kredit Komersial Rakyat adalah skema pinjaman modal usaha yang ditawarkan oleh pemerintah kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Karena KUR adalah skema pemerintah, pinjaman ini disediakan oleh Himbara atau Himpunan Bank Negara. KUR dapat memberikan plafon pinjaman hingga Rp100 juta. Suku bunga juga cenderung rendah.

2. Pinjaman Tanpa Agunan (KTA)
Jenis pinjaman ini merupakan produk pinjaman yang memberikan fasilitas kredit tanpa mengharuskan nasabah untuk menjaminkan asetnya.

Bank membuat keputusan pinjaman berdasarkan riwayat kredit Anda.

Misalnya, Anda menggunakan kartu kredit di bank tempat Anda mengajukan KTA. Bank akan sering menyetujui pengajuan pinjaman KTA Anda jika riwayat pembayaran tagihan kartu kredit Anda baik.

KTA sebenarnya bisa digunakan untuk keperluan lain selain modal usaha. Pinjaman ini juga dapat digunakan untuk konsumsi.

Batas KTA berkisar dari Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Tingkat bunga bisa sangat tinggi, tetapi tergantung pada peraturan masing-masing bank.

3. Kredit investasi
Jenis pinjaman modal usaha ini merupakan fasilitas kredit yang digunakan untuk membiayai proyek baru atau ekspansi perusahaan. Jangka waktu kredit ini tergolong menengah hingga jangka panjang.

Karena kredit investasi dapat diberikan dalam jangka waktu yang lama, maka batas atasnya bisa berkisar dari ratusan juta hingga puluhan miliar. Jangka waktunya bisa berkisar antara 10 hingga 20 tahun.

4. Pinjaman koperasi
Koperasi adalah organisasi di bidang ekonomi yang anggotanya beroperasi untuk kebaikan bersama.

Selain menjalankan usaha yang saling menguntungkan, koperasi juga melakukan kegiatan simpan pinjam.

Jika Anda adalah anggota koperasi, Anda bisa mendapatkan pinjaman. Pastikan aplikasi pinjaman sudah beres dan Anda mengikuti aturan sebagai anggota koperasi.

5. Pinjaman P2P
Peer-to-peer lending, atau P2P lending, merupakan bentuk pinjaman yang secara langsung menghubungkan pemilik modal individu dengan pihak yang membutuhkan dana pinjaman.

P2P lending menghilangkan peran lembaga keuangan seperti bank. Anda juga bisa mendapatkan pinjaman uang melalui platform pinjaman P2P.

Asalkan Anda bisa meyakinkan pemilik modal bahwa bisnis Anda memiliki peluang besar untuk berkembang. Sebagai alternatif pinjaman P2P, Anda dapat memulai crowdfunding bisnis Anda.

6. Modal ventura
Anda bisa mendapatkan jenis pendanaan ini dari perusahaan modal ventura. Ini adalah entitas operasi yang membiayai atau berpartisipasi dalam perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

Investasi ini dapat berupa saham, obligasi, atau pembiayaan berdasarkan pembagian hasil usaha.

7. Pinjaman modal kerja
Pinjaman modal usaha jenis ini ditawarkan kepada usaha yang membutuhkan bantuan biaya operasional sehari-hari. Pinjaman modal kerja bersifat jangka pendek.

Jenis pinjaman ini cocok untuk bisnis musiman yang membutuhkan dana untuk bertahan hidup agar pendapatannya bisa tumbuh lagi di masa depan.

Tips Memilih Jenis Pinjaman Modal Usaha

jenis pinjaman modal usaha

Setelah mengetahui berbagai jenis pinjaman uang usaha, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah seleksi. Tidak semua jenis pinjaman cocok untuk model bisnis Anda.

Jika Anda menjalankan bisnis yang masih berupa UMKM, pinjaman yang tepat untuk Anda ajukan adalah KUR atau pinjaman koperasi.

Jika Anda ingin memperluas bisnis Anda, Anda dapat mengajukan pinjaman investasi dan usaha.

Berikut beberapa tips dari Bisnis dalam memilih jenis pinjaman modal usaha yang sesuai dengan model bisnis Anda. Oleh karena itu, Anda dapat mengajukan pinjaman yang sesuai dari bank.

1. Evaluasi bisnis

terlebih dahulu
Saat ingin mengajukan pinjaman untuk modal kerja atau ekspansi usaha, coba evaluasi terlebih dahulu usaha tersebut. Dari penilaian tersebut, Anda dapat memperkirakan batas atas yang akan Anda peroleh.

Anda juga perlu mengetahui rasio utang terhadap ekuitas. Prinsip dasar keuangan adalah semakin tinggi rasio utang terhadap ekuitas Anda, semakin tidak aman bisnis Anda.

Bank pasti akan berpikir dua kali untuk memberikan pinjaman kepada bisnis yang berisiko.

2. Pertimbangkan suku bunga
Ini adalah salah satu faktor lain yang perlu Anda pertimbangkan saat mengajukan pinjaman modal usaha. Anda dapat membandingkan kutipan bunga dari satu bank ke bank lain.

Jika jumlah pinjaman Anda kecil, membayar bunga bank mungkin tidak terasa banyak. Jika pinjaman Anda juga besar, bunga baru bisa terasa seperti beban.

3. Perhatikan ketentuan pembayaran
Sebelum mengajukan pinjaman, tanyakan pada banyak bank atau lembaga keuangan yang akan Anda ajukan. Mulai dari pengajuan persyaratan, syarat pembayaran, hingga berbagai tahapan proses hingga pinjaman disetujui.

Selain itu, penting untuk mengetahui apakah bank mengizinkan Anda melunasi pinjaman lebih awal atau jika Anda harus menunggu sampai jatuh tempo untuk melunasinya.

Jangan sampai Anda mengajukan pinjaman tanpa mengetahui konsekuensi dan risikonya di kemudian hari.

4. Pertimbangkan biaya admin
Sebelum mengajukan pinjaman, Anda juga perlu menanyakan tentang biaya yang harus Anda keluarkan selama proses pengajuan pinjaman. Setiap bank memiliki kebijakan tersendiri mengenai hal ini.

Namun tidak ada salahnya bertanya sejak awal agar Anda bisa mendapatkan perkiraan berapa biaya yang harus Anda keluarkan untuk mendapatkan pinjaman modal.

Anda juga bisa membandingkan kondisi antara satu bank dengan bank lainnya dan memilih mana yang menguntungkan bagi Anda.

Itulah beberapa penjelasan mengenai macam-macam jenis pinjaman modal usaha, beserta tips memilih jenis pinjaman. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *